Komunitas & forum bagi pecinta sepakbola Beta

Dapatkan info terbaru, gosip pemain, berita transfer dan saksikan siaran langsung pertandingan pilihan.

#2292
Image

Berdasarkan materi pemain, skuat Paris Saint-Germain (PSG) musim ini bisa dikatakan salah satu yang terbaik. Mereka mempunyai sederet pemain kelas dunia bahkan pemain-pemain berlabel bintang, seperti Neymar dan Kylian Mbappe. Tidak heran jika kini mereka menjadi klub yang ditakuti oleh lawan-lawannya. Akan tetapi di balik itu semua, ada hal negatif yang berada pada tim berjuluk Les Parisiens tersebut.

Beberapa media di Prancis mengabarkan bahwa dalam skuat PSG, terjalin hubungan yang tidak harmonis di antara sejumlah pemain. Adapun menurut isu yang beredar, penyebab ketidakharmonisan itu adalah adanya perlakuan khusus dari klub kepada pemain termahal dunia, Neymar. Sejumlah pemain disebut-sebut merasa iri dan cemburu terhadap perlakuan spesial kepada mantan penyerang Barcelona tersebut.

Menurut Le Parisien, ada beberapa bentuk perlakuan khusus kepada Neymar. Salah satunya adalah disediakannya dua fisioterapis khusus bagi Neymar sedangkan pemain lain hanya dilayani oleh fisioterapis tim.

“Perlakuan khusus itu berbentuk dua fisioterapis khusus bagi Neymar. Neymar juga tidak boleh terkena tekel keras pada saat latihan. Selain itu, pada saat pertandingan ia bebas dari tugas bertahan.

Perlakuan spesial kepada Neymar juga terlihat pada akhir pekan lalu, yaitu kala PSG berjumpa Marseiile dalam lanjutan Ligue 1. Pada pertandingan tersebut, Neymar mendapatkan kartu merah setelah terpancing oleh ‘intimidasi’ yang dilakukan oleh Lucas Ocampos. Usai laga, pelatih PSG, Unay Emery mengungkapkan bahwa seharusnya Ligue 1 melindungi Neymar dari provokasi-provokasi setiap lawan dari laga yang mereka jalani.

“Kami merasa sedikit kecewa dengan kartu merah itu. Saya pikir, wasit perlu memikirkan dengan baik untuk melindungi para pemain. Kartu kuning kedua untuk Neymar itu tidak adil menurut saya. Ia adalah pemain yang ingin tetap bermain. Akan tetapi, jika ia selalu mendapatkan provokasi pada setiap pertandingan yang dilakoni, saya pikir wasit mempunyai tugas untuk melindungi pemain penting di kedua tim yang bertanding,” ujar Emery.

Masih menurut Le Parisien, perlakuuan khusus terhadap Neymar juga menjamah ke hal-hal di luar lapangan. DI saat para pemain PSG hanya diperkenankan membawa tas pribadi berlogo PSG ketika latihan, bintang asal Brazil itu diperbolehkan membawa tas pribadi. Neymar yang saat ini masih mengalah pada Edinson Cavani, pun dapat dipastikan akan menjadi eksekutor utama tendangan penalti PSG pada musim depan.

Beberapa pemain PSG lantas menilai bahwa apa yang didapatkan Neymar di PSG terlalu berlebihan sehingga menimbulkan rasa iri dan cemburu pada pemain lain. Akan tetapi tidak berarti semua pemain PSG merasa cemburu kepada Neymar. Kylian Mbappe dan Marco Verrati disebut-sebut sebagao pemain yang tidak mempersoalkan perlakuan khusus tersebut dan menilai tindak-tanduk Neymar masih wajar, termasuk saat diganjar kartu merah akhir pekan lalu.

“Jika itu saya, mungkin telah saya lakukan (menanduk Ocampos) 15 atau 20 menit sebelumnya. Mungkin beberapa pemain memang perlu perlindungan khusus.” ujar Verrati seperti dikutip dari 12bet Indonesia.

“Wasit lebih berkuasa di lapangan sedangkan kami hanya bagian dari hiburan. Itu persoalannya. Pemain kami diganjar kartu merah hari ini dan itu adalah kesalahan wasit. Mengapa wasit tidak mendapatkan hukuman semacam itu juga?’ kata Mbappe.

Kebintangan Neymar memang menjadi satu ujian khusus bagi PSG musim ini. Oleh karena itu, peran Unay Emery sangat penting dalam hal menjaga kekompakan tim agar semua pemain dapat bekerja sama dan saling bersinergi.

http://rwebz.com/wp-content/uploads/2018/12/6e7ce[…]

http://rwebz.com/wp-content/uploads/2018/12/d9c1f[…]

http://rwebz.com/wp-content/uploads/2018/12/81ea1[…]

Milan Kembali Lirik Morata

http://rwebz.com/wp-content/uploads/2018/12/e5f12[…]

Pastikan anda mendapatkan berita bola terupdate